17 Feb 2013

Manajemen Mutu Bagi Usaha Kecil Dan Menengah

Tidak dapat dielakkan lagi semenjak dibukanya Perdagangan Bebas Asean Free Trade Agreement/AFTA-China 2010 menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri di Indonesia. Terlebih lagi bagi pelaku Usaha Kecil Dan Menengah, UKM menjadi kelompok usaha yang memiliki kekhawatiran yang cukup besar. Kekhawatiran yang cukup beralasan, karena belum di buka saja telah banyak produksi industri rumah tangga buatan Cina merambah pasar Indonesia dengan harga yang sangat murah. Lebih murah dari beberapa produk Usaha kecil dalam negeri. Dengan dibukanya CAFTA tentu akan semakin besar barang-barang Cina memasuki pasar yang selama ini menjadi wilayah Usaha kecil dan menengah. Salah satu jalan untuk Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil Dan Menengah Indonesia adalah dengan meningkatkan mutu produk dan efisiensi produksi dengan penerapan Manajemen Mutu.

Kenyataan tersebut menjadi sebuah ancaman sekaligus tantangan bagi usaha kecil dan menengah. Satu-satunya jalan untuk meningkatkan daya saing produk-produk UKM adalah dengan meningkatkan kualitas dan mutu produk UKM. Tidak semua produk luar negeri yang masuk dan bersaing dengan produk UKM memiliki kualitas yang cukup bagus, banyak produk UKM lokal yang lebih baik mutunya tetapi kalah dalam hal harga. Dalam jangka panjang konsumen akan melihat kualitas barang dibandingkan dengan harga yang murah. Karena itu penting bagi UKM untuk menerapkan Manajemen Mutu yang baik bagi produksinya dan melakukan efisiensi proses produksinya sehingga harga produk lebih murah tetapi memiliki kualitas yang baik, yang implikasi lebih jauh akan lebih dipilih oleh konsumen.

Manajemen mutu bagi perusahaan yang telah berkembang di negara maju dan negara-negara berkembang adalah ISO 9001:2000. Standard ini merupakan sarana untuk mencapai tujuan mutu dalam menerapkan Total Quality Control, yang tujuan akhirnya adalah mencapai efektifitas dan efisiensi suatu organisasi.

Standard tersebut meliputi serangkaian prosedur yang mencakup semua proses penting dalam bisnis diantaranya :
* Adanya pengawasan dalam proses pembuatan untuk memastikan bahwa sistem menghasilkan produk-produk berkualitas.
* Tersimpannya data dan arsip penting dengan baik.
* Adanya pemeriksaan barang-barang yang telah diproduksi untuk mencari unit-unit yang rusak, dengan disertai tindakan perbaikan yang benar apabila dibutuhkan.
* Secara teratur meninjau keefektifan tiap-tiap proses dan sistem kualitas itu sendiri.

Manfaat Manajemen Mutu

Pada awalnya penerapan manajemen mutu ini akan “merepotkan” beberapa pihak dalam perusahaan tetapi dalam jangka panjang akan memberi dampak yang positif dan mampu bertahan dalam persaingan di pasar bebas. Dampak yang mudah dirasakan adalah meningkatnya kepuasan pelanggan, sehingga pangsa pasar semakin meningkat.

Beberapa manfaat penerapan manajemen mutu adalah sebagai berikut:
* Mampu membuat sistem kerja dalam organisasi menjadi standard kerja terdukumentasi.
* Meningkatkan semangat kerja karyawan karena ada kejelasan kerja sehingga meningkatkan efisiensi.
* Dipahaminya berbagai kebijakan dan prosedur operasi yang berlaku di seluruh organisasi.
* Meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan pekerjaan.
* Termonitornya kualitas pelayanan organisasi terhadap mitra kerja.

Sertifikasi Mutu

Sertifikasi mutu bagi sebuah organisasi termasuk Usaha Kecil Dan Menengah merupakan sebuah bentuk pengakuan dari pihak luar bahwa organisasi tersebut telah menerapkan manajemen mutu yang sangat penting yang menjamin mutu dan kualitas produknya. Proses ini cukup panjang dan memerlukan waktu yang cukup lama. Sertifikasi sendiri esensinya hanyalah implikasi dari sebuah penerapan manajemen mutu yang baik, bukan tujuan penerapan manajemen mutu. Tidak ada gunanya memiliki sertifikat standard mutu tertentu jika ternyata kenyatannya tidak memiliki kualitas yang baik. Sertifikasi sendiri dilakukan oleh lembaga yang berwenang pada suatu wilayah tertentu.

Pemerintah sendiri telah merencanakan untuk memberikan fasilitas kepada Koperasi, usaha kecil, dan menengah (KUKM) memperoleh sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemberian sertifikasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertujuan agar KUKM lebih kompetitif dalam menghadapi era perdagangan bebas dengan Asean dan Tiongkok (Asean-Tiongkok Free Trade Agreement/AFTA). Fasilitas ini berupa kemudahan dalam proses kemudahan proses pengurusan SNI (Standard Nasional Indonesia), yang meliputi proses pelatihan dan bantuan dari sisi manajemen agar KUKM bisa mencapai standar. (Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/

Definisi Pemasaran Terus Berubah

Definisi Pemasaran Terus Berubah seiring dengan perkembangan zaman. Menurut American Marketing Association dalam Kotler dan Keller (2009:45) bahwa “Marketing is an organization function and a set processes for creating, communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationship in ways that benefit the organization and it stakeholders.”

Sedangkan, Definisi dari organisasi yang sama American Marketing Association di tahun yang berbeda dalam Kotler dan Keller (2012:5), definisi tersebut sedikit berubah menjadi “Marketing is the activ-ity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customers, clients, partners, and society at large. ”

Dari yang tadinya pemasaran merupakan sebuah fungsi dari organisasi menjadi sebuah aktivitas dari keseluruhan institusi. Artinya sebelumnya pemasaran memang hanya difungsikan bagi departemen pemasaran saja. Namun, pada saat ini pemasaran ruh-nya wajib dijalankan dan dijiwai oleh seluruh fungsi organisasi.

Dalam hal ini bukan berarti bagian atau departemen lain dalam organisasi saklek harus melaksanakan fungsi pemasaran sebagaimana yang dilaksanankan oleh departemen pemasaran. Tetapi, semua departemen harus menjiwai pemasaran hingga dapat meresapi visi misi perusahaan hingga dapat tersampaikan dengan jelas nilai-nilainya hingga ke pelanggan.

Departemen keuangan tidak lagi hanya menyulap laporan keuangan supaya terlihat bagus dimata para pihak yang berkepentingan saja. Departemen Keuangan, Departeman Sumberdaya, Humas, Produksi dan lain sebagainya harus menjiwai ruh Pemasaran (se’enaknya aja ya kayanya).

Sumber : http://www.ekomarwanto.com/

Kiat Sukses Bisnis Makanan

Bisnis makanan menjadi ladang bisnis yang menarik minat banyak orang. Hal ini disebabkan Peluang Bisnis pada sektor makanan lumayan menggiurkan. Selagi manusia membutuhkan masih membutuhkan makanan maka peluang bisnis di sektor makanan sangat terbuka. Belum lagi aktivitas manusia yang tidak puas dengan memasak sendiri tetapi ingin membeli makanan yang sudah jadi.

Namun sejalan dengan Peluang Bisnis makanan yang terbuka lebar tersebut, pelaku usaha di sektor makanan juga tidak kalah banyaknya. Sebagian menuai sukses sebagian lagi akhirnya gulung tikar karena dagangan tidak laku.

Untuk dapat bertahan dan eksis pada sektor bisnis makanan ini ada beberapa kiat yang perlu ditempuh agar sukses dalam bisnis makanan, antara lain sebagai berikut:

1. Pikirkan ide bisnis makanan apa yang dipilih dan jalankan dengan kesungguhan hati.
Awali dengan analisa kemungkinan-kemungkinan bisnis makanan yang laris, kemampuan, segmen pasar,resiko dan lain-lain. Jangan lupa jika sudah yakin jalankan dengan penuh kesungguhan jangan setengah-setengah.

2. Ciptakan Sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian dari bisnis makanan yang dijalankan.
Salah satu memenangkan persaingan bisnis kuliner adalah menciptakan sesuatu yang berbeda. Jika bisnis anda adalah bakso, buatlah bakso yang berbeda dengan bakso-bakso lainnya.

3. Ciptakan Self Belonging (Rasa Memiliki) Pada karyawan terhadap usaha kita.
Pelayanan kepada pelanggan juga memberi andil kesuksesan bisnis makanan, rasa memiliki dari karyawan mendorong mereka melakukan pekerjaan sepenuh hati dan ramah kepada pembeli.

4. Ciptakan Cita Rasa Yang enak Pada Makanan.
Ini adalah faktor terpenting dalam berbisnis makanan, rasa makanan yang enak menjadi hal yang paling dicari oleh pembeli.
Apapun bentuk bisnis makanan yang dijalankan, tantangannya adalah menciptakan sesuatu yang berbeda dari bisnis makanan yang lain. Jika mampu menciptakan sesuatu yang berbeda dan bernilai positif maka Insya Allah Bisnis makanan akan lancar.(Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/

Keripik Bayam, Peluang Usaha Modal Kecil

Bingung menentukan usaha apa yang akan dilakukan? Usaha Keripik bayam barangkali sesuai dengan kebutuhan anda. Bisnis keripik bayam menjadi alternatif bisnis bagi anda karena cukup mudah diakukan. Selain itu menekunis bisnis keripik bayam tidak memerlukan modal usaha yang besar.

Cukup dengan modal yang kecil sudah bisa menjalankan usaha ini. Keripik bayam merupakan makanan camilan alternatif dari sekian banyak makanan camilan. Meski sebagai makanan camilan, keripik bayam mengandung gizi yang cukup besar, karena bayam sendiri dikenal memiliki gizi yang tinggi.

Peluang usaha bisnis keripik bayam cukup terbuka, mengingat minat masyarakat akan makanan ini cukup besar. Disamping itu bahan baku bayam cukup banyak tersedia di sekitar kita. Dapat diperoleh dengan mudah dan harganya murah.

Analisa Usaha Sederhana Keripik Bayam

Untuk memulai usaha keripik bayam ini berikut analisa bisnis secara sederhana saja. Untuk kapasitas produksi yang lebih besar tinggal menyesuaikan saja. Misalnya saja Modal Anda adalah sebesar : Rp.20.000, maka yang bisa dilakukan untuk bisnis keripik bayam ini adalah sebagai berikut :

A. Pengeluaran Untuk Usaha Keripik Bayam
* Membeli 4 ikat bayam : Rp.2000
* Tepung kanji : Rp 2000
* Minyak goreng kecil : Rp. 6.000
* Bumbu-bumbu penyedap (bawang putih,ketumbar, kemiri, kunyit,dan bumbu penyedap) : Rp.3.000
* Plastik kecil untuk membungkus : Rp.5.000 (isi 100)
* Total Pengeluaran : Rp.18.000

B. Pemasukan dari Usaha Keripik Bayam
Sekarang mari mengalkulasikan biayanya :

Jika dalam seikat bayam Anda mampu membuat 3 bungkus bayam yang di dalam bungkus tersebut terdapat 10 lembar daun bayam yang dihargai Rp, 3.000

Maka untuk 4 ikat bayam Anda dapat membuat 12 bungkus bayam, maka omset yang Anda peroleh adalah Rp.36.000, Anda akan mendapat untung Rp.16.000.
Pemasaran Usaha Keripik Bayam

Pemasaran usaha keripik bayam cukup mudah dan sederhana. Sebagai makanan camilan keripik bayam dapat dipasarkan melalui warung-warung di sekitar anda dengan model konsinyasi(titip jual). Jika kualitas keripik bayam sudah bagus dan konsisten dalam hal mutu, serta sudah memiliki label dari dinkes anda dapat memasarkan keripik bayam di supermarket. Untuk memasarkan di pasar modern seperti supermarket memang memerlukan cara-cara tersendiri.(Galeriukm).

Sumber: http://www.ukmptk.com/

Cara Sukses Bisnis Budidaya Lele

Jenis ikan lele memang memiliki banyak penggemar, karena jenis ikan tersebut memiliki daging yang gurih, serta tidak memiliki banyak duri. Selain itu lele juga memiliki harga yang murah, sehingga ikan lele dapat dinikmati oleh semua kalangan. Besarnya minat pasar akan lele sering dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis yang menggiurkan. Dari mulai bisnis kuliner lele yang beraneka macam hingga bisnis budidaya lele yang menguntungkan, mampu memberikan untung yang cukup besar. Ikan lele termasuk salah satu ikan yang budidayanya cukup mudah dan pertumbuhannya sangat cepat. Sehingga banyak para pelaku bisnis yang memilih lele untuk dibudidayakan.

Langkah sukses budidaya lele

Dalam proses budidaya lele, langkah – langkah yang dilakukan yaitu sebagai berikut :

1. Proses Pemijahan

Proses pemijahan untuk mengawinkan lele jantan dan lele betina tidaklah sulit. Pemijahan yaitu proses mempertemukan induk jantan dan betina untuk mengeluarkan sel telur dan sel sperma. Proses ini biasanya dilakukan pada kolam – kolam khusus pemijahan, dengan mencampurkan lele jantan dan lele betina yang sudah memenuhi syarat tertentu.

Syarat indukan jantan :
* Kepala induk jantan lebih kecil dari betinanya, serta tulang kepalanya gepeng
* Warna kulit dada induk jantan lebih tua dibandingkan yang betina, serta kulitnya lebih halus daripada betina
* Kelamin jantan menonjol, memanjang ke arah belakang dibelakang anus dengan warna kemerahan
* Perut indukan jantan lebih langsing dan kenyal dibanding induk betina
* Gerakan lele jantan lebih lincah dibandingkan yang betina

Syarat indukan betina :
* Kepalanya lebih besar dibandingkan induk betina
* Warna klit dada lele betina lebih terang dibandingkan yang jantan
* Kelamin induk betina berbentuk oval dan berwarna kemerahan, lubangnya lebar dan letaknya di belakang anus. Biasanya sel telur yang telah matang berwarna kuning
* Untuk induk betina biasanya geraknya tidak selincah induk jantan
* Perutnya lebih gembung dari induk jantan

Selama proses pemijahan indukan lele diberi makanan yang memiliki kadar protein cukup tinggi. Setelah diberikan protein yang cukup tinggi, induk betina siap untuk dibuahi. Sel telur yang telah dibuahi akan menetas menjadi anakan lele setelah 24 jam. Setelah berumur satu minggu pisahkan hasil anakan dengan induk betina, sedangkan untuk pemindahan anakan setelah anakan berumur dua minggu.

Cara Pemindahan anakan lele :
- Mengurangi air di sarang pemijahan hingga tinggi air berkisar antara 10 cm sampai 20 cm
- Menyiapkan tempat penampungan ( baskom atau ember ) yang telah diisi air dari kolam pemijahan
- Samakan suhu kolam anakan dengan suhu kolam pemijahan
- Pindahkan anakan dari kolam pemijahan menggunakan cawan atau piring
- Kemudian pindahkan anakan ke kolam pendederan dengan hati – hati pada maalm hari, karena masih rentang terhadap tingginya suhu air

2. Pembudidayaan

Proses pembudidayaan adalah proses pembesaran bibit lele hingga berukuran siap jual berkisar antara 5 cm hingga 12 cm. Setelah anakan dipisahkan ke dalam kolam pendederan, usahakan kolam diberikan pelindung dari tingginya suhu. Biasanya dapat menggunakan penutup plastic atau menggunakan tanaman enceng gondok sebagai tanaman pelindung.

Selain pengaturan suhu kolam, dalam proses pendederan anakan ikan lele sudah boleh diberikan makan. Bisa berupa pakan alami seperti jentik jentik, kutu air, cacing kecil atau plankton yang dapat diberikan saat anakan lele berumur kurang dari 3- 4 hari. Setelah berumur 3 – 4 hari, anakan lele diperbolehkan diberikan makanan buatan dengan kadar protein serta nutrisi yang cukup tinggi. Dengan menambahkan POC NASA yang mengandung mineral penting serta protein dengan dosis 1 – 2 cc / kg pakan yang telah dicampuri sedikit air.

Untuk hasil maksimal, seekor lele dapat dipanen setelah umur 6 hingga 8 bulan. Namun kurang dari waktu tersebut, lele telah dapat dipanen jika beretnya telah mencapai 200 gram per ekor. Cara sukses dengan bisnis budidaya lele, dapat dijadikan sebagai salah contoh satu peluang usaha yang menjanjikan. Salam sukses.

Sumber : http://bisnisukm.com/

Cara Sukses Menjalankan Bisnis Budidaya Jamur

Meningkatnya jumlah kebutuhan jamur konsumsi di kalangan masyarakat, ternyata belum sebanding dengan besarnya kapasitas produksi jamur yang dihasilkan para petani di berbagai daerah. Bahkan sampai saat ini masih banyak permintaan ekspor yang belum bisa dipenuhi para pelaku usaha budidaya jamur, mengingat tingkat kebutuhan jamur di pasar lokal masih sangat tinggi. Kondisi inilah yang menjadikan prospek bisnis jamur semakin hari kian diminati pasar.

Ketertarikan masyarakat untuk menekuni bisnis budidaya jamur konsumsi tentunya tidak terlepas dari tingginya permintaan pasar dan mudahnya proses budidaya jamur. Melalui buku panduan, video tutorial, maupun pelatihan budidaya jamur, kini para pemula bisa mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman untuk bisa menekuni dunia jamur dengan mudah. Sehingga tidak heran bila saat ini jumlah petani jamur konsumsi sudah semakin berkembang di berbagai pelosok daerah.

Meskipun saat ini jumlah petani jamur semakin tumbuh subur di berbagai daerah, namun belum semuanya berhasil menjalankan bisnis tersebut hingga mencapai puncak kesuksesan. Banyak diantaranya yang menyerah di tengah jalan sehingga harus menutup bisnis jamurnya sebelum mereka meraih sukses. Tentu kejadian tersebut tidak ingin Anda alami bukan?

Untuk mengantarkan Anda menuju kesuksesan dalam berbisnis budidaya jamur, berikut ini kami informasikan beberapa cara sukses menjalankan bisnis budidaya jamur yang wajib Anda perhatikan sebelum memulai usaha.

Bekali diri Anda dengan pengetahuan di bidang jamur.
Selain membutuhkan modal uang, hal penting lainnya yang harus Anda miliki yaitu bekal pengetahuan dan pengalaman di bidang budidaya jamur. Mulai dari pengetahuan macam-macam jamur konsumsi, cara pembibitannya, bagaimana teknik pembudidayaanya, sampai cara perawatan pada saat panen dan pasca panen jamur berlangsung. Untuk memperoleh pengetahuan tersebut, Anda bisa mempelajarinya melalui buku, majalah, tabloid, ebook, video tutorial, atau belajar langsung dari ahlinya dengan mengikuti pelatihan bisnis jamur yang sekarang ini banyak diselenggarakan instansi pemerintah maupun swasta.

Pahami target pasar penjualan jamur

Kiat sukses yang kedua adalah memahami target pasar dari bisnis budidaya jamur. Pada dasarnya target pasar usaha jamur sangatlah luas. Anda bisa membidik para pembudidaya jamur lokal, nasional bahkan internasional untuk memasarkan bibit jamur yang Anda produksi. Selain itu Anda juga bisa memasarkan produk jamur segar kepada konsumen rumah tangga maupun para pelaku bisnis kuliner. Untuk membidik konsumen rumah tangga, Anda bisa mengemas jamur segar dalam ukuran sedang (misalnya ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1 kg) lalu dipasarkan melalui pasar tradisional atau supermarket di sekitar wilayah Anda. Sedangkan untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih besar (seperti pelaku bisnis kuliner jamur, usaha catering, dll) Anda bisa menawarkan diri sebagai supplier tetap mereka untuk memenuhi kebutuhan jamur setiap harinya.

Cari mitra kerja

Segala jenis peluang usaha tentunya membutuhkan adanya mitra kerja agar bisnis tersebut bisa berkembang dengan baik. Begitu juga dalam menjalankan bisnis budidaya jamur, dengan memiliki mitra kerja, kita bisa berbagi modal, memperkuat daya tawar, memperluas strategi pemasaran jamur, serta menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang jamur, sehingga bisnis yang dijalankan bisa berjalan lancar dan terhindari dari resiko kerugian. Meskipun demikian, dalam memilih mitra kerja Anda juga harus teliti dan berhati-hati. Pilihlah partner atau mitra kerja yang benar-benar terpercaya dan memiliki visi yang sama dengan pemikiran Anda. Sehingga kemungkinan adanya perselisihan dalam bekerja bisa Anda hindari sedini mungkin.

Kelola dengan manajemen yang sehat

Usaha yang sukses selalu didukung dengan manajemen yang sehat. Begitu juga dalam menjalankan bisnis budidaya jamur, Anda harus menggunakan perhitungan yang benar-benar akurat sebelum menetapkan harga jual jamur ke pasaran. Disamping itu Anda juga harus mempersiapkan pembukuan dan administrasi untuk mencatat segala macam transaksi yang Anda lakukan selama menjalankan bisnis budidaya jamur. Hal ini penting agar segala pemasukan dan pengeluaran bisnis Anda dapat terekap dengan baik, sehingga perkembangan bisnis Anda bisa terkontrol setiap bulannya.

Sukses tidaknya bisnis budidaya jamur yang Anda jalankan, semua tergantung bagaimana cara Anda mengelolanya. Semoga dengan adanya tips bisnis ini, para pembaca tidak perlu ragu lagi untuk segera memulai bisnis budidaya jamur. Selalu ada pintu sukses bila Anda mau untuk mencarinya. Selamat berkarya dan salam sukses.

Sumber : http://bisnisukm.com/

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below

Powered By Blogger Widgets